She is Mine

she is mine

Author : Sifixo

Cast     : Oh Sehun | Choi Sooyoung

Genre  : Romance, fluff

Rated   : PG17

Length : Ficlet

♣♣♣

Setiap hari hanya memandangimu, tanpa bisa menyentuh mu. Akan kubuat kau menjadi milikku.

“Sebenarnya apa yang kau inginkan Oh Sehun?”

“Sooyoung!”

“Kau gila! Ayah sudah memberikan semuanya, kemewahan dan segalanya. Kau bisa mendapatkan yang lebih baik nak.”

“Kumohon ayah, dia berbeda. Dia masih suci, aku menjamin itu.”

“Sekali tidak! Ya tidak! Dia adalah seorang wanita malam, mau di taruh mana wajah ayah. Jika berita ini sampai tersebar?”

“Aku akan mengurusnya!”

“Oh Sehun!”

“Ini pertama kalinya aku meminta sesuatu, jadi kumohon ijinkan aku. Aku ingin membebaskannya dari sana”

“Sekali tidak ya tidak!”

“Maaf, tapi ini keputusanku. Ayah ingin melihat HQJ hancur?”

“OH – SE – HUN!!”

Ruangan VIP yang seharusnya terasa nyaman bagi seorang yang menggunakannya, kini terasa sangat menyiksa. Asap rokok dan aroma-aroma dari minuman beralkohol menyeruak keseluruh ruangan, rasanya gadis itu ingin pingsan. Ini adalah pertama kalinya ia harus terjebak di tempat seperti ini. Perlahan tangannya meraih gelas-gelas dan puntung rokok yang tergeletak di meja yang berada tepat di tengah ruangan. Bukan untuk menemani tidur atau melakukan hal semacam itu, Sooyoung di paksa bekerja di tempat laknat itu oleh ibu tirinya. Sooyoung hanya bisa pasrah, ia harus rela cuti dari kuliahnya dan berkerja setiap hari di tempat terkutuk ini. Alergi terhadap asap rokok membuatnya sangat susah untuk beradaptasi.

“Hey…” Sooyoung mendongakkan kepalanya saat ia mendengar seseorang berteriak keras di depannya.

“Ne..ne?” tanyanya gugup sembari menegakkan tubuhnya dan menjaga keseimbangan nampan berisi beberapa gelas itu.

“Siapa namamu?” tanya pria bertubuh tinggi itu dengan suara berat, pria itu mabuk.

Terlihat semburat ketakutan diwajahnya “So.. Sooyoung, Choi Sooyoung tuan.” Ucapnya sedikit tergagap, namja itu tersenyum meremehkan. Jari tangannya bergerak menyuruh Sooyoung untuk mendekat kepadanya “Kemari kau?” titahnya. Tubuh Sooyoung bergetar, ia tak mau kejadian beberapa hari yang lalu harus terulang. Ia hampir di perkosa oleh beberapa pengunjung bar, untung saja ada seseorang yang menolongnya. Tapi Sooyoung tidak tahu siapa orang itu, tiba-tiba ia sudah terbangun disebuah rumah tanpa ada seorangpun disana.

“Kau tuli!” suara pria itu meninggi, perlahan Sooyoung mendekati pria yang sering di panggil Chanyeol itu. Ya, Chanyeol adalah member tetap di bar ini. Setiap malam ia akan menyewa kamar VIP.

“Berapa bayaranmu untuk semalam?” mata itu membulat sempurna, jantungnya berpacu dengan rasa takut dalam tubuhnya.

“Ma.. maaf, tapi saya hanya bekerja sebagai pelayan bar. Bukan untuk melayani ta.. tamu. Tuan.” Jelasnya dengan hati-hati.

Namun Chanyeol tak perduli, tanpa membalas penjelasan Sooyoung ia langsung menarik tangan Sooyoung dan membuat Sooyoung jatuh di pangkuannya. Meronta, tentu. Sooyoung meronta minta untuk di lepaskan, namun apa daya. Kekuatannya jauh lebih lemah dibandingkan Chanyeol.

“Diam dan nikmati saja!” geramnya langsung menarik tengkuk Sooyoung dan melumat bibir ranum Sooyoung. Tangan Sooyoung terus memukul dada bidang  itu namun tak mempengaruhi apa-apa, tubuhnya bergetar saat salah satu tangan pria itu masuk kedalam rok yang ia kenakan, megelus lembut kulitnya mengalirkan aliran listrik keseluruh tubuhnya.

“Mmpht… kum..moh..hon.. leppas..kan.. akh.. uh.. tuan..” pintanya sambil terus meronta di sela-sela ciumanya, tangannya mencoba mendorong tubuh itu, namun semakin ia meronta maka tangan Chanyeol akan semakin gencar mempermainkan tubuh bawahnya.

“Tidak, dia akan menjadi primadonaku. Aku tidak akan menjualnya padam-”

“50jt won!” pria tua itu terdiam seketika saat, mendengar nominal yang di ajukan oleh Sehun.

Pria itu tampak tak percaya “Ku beri uangnya sekarang, dan berikan gadis itu” tatapan tajam antara pria berbeda usia itu saling bertemu, sebuah seringaian terlukis di wajah Sehun. “Jika kau tidak memberikannya, ku jamin bar mu ini… akan tutup seumur hidupmu.” Ancamnya, tatapan itu melunak, tangan pria tua itu bergetar mencari sesuatu di dalam laci.

“I… ini” ucapnya gugup sambil memberikan sebuah kunci pada Sehun, dan seperti janjinya. 50 juta won di berikan Sehun pada pria pemilik bar itu, dengan senyum kemenangan Sehun pergi menuju ruangan yang dimaksud di ikuti oleh kedua bodyguard di belakangnya.

“Dasar bodoh… tinggal diam saja apa susahnya!” geram Chanyeol saat melihat tubuh Sooyoung sudah tak berdaya akibat ulahnya, warna merah terlihat jelas di pipi yeoja yang sudah kehilangan kesadarannya itu. Pukulan dari Chanyeol membuat Sooyoung tak sadarkan diri, sangat kasihan. Kini penampilannya sudah tak serapi tadi, rambut yang tadinya di ikat kini berantakan, baju kerjanya sudah robek akibat ulah Chanyeol dan Sooyoung sudah hampir naked. Kesempatan itu tak di lewatkan begitu saja olehnya, Chanyeol bergegas melepas sabuk yang ia kenakan.

“Kau akan kecewa karena tidak melihatnya sayang..” gumamnya tak jelas, berhasil melepas sabuknya dan perlahan merangkak menindih tubuh Sooyoung.

BUGH…

Tubuh itu terjatuh seketika saat Sehun memukulnya dengan sebuah balok kayu yang entah dari mana ia dapat, tubuhnya bergetar saat melihat kondisi Sooyoung. Matanya memanas tangannya mengepal kuat, memandang tajam namja yang sudah mencelakai Sooyoung.

“Mianhae…” lirihnya sambil memakaikan jaket nya untuk menutupi tubuh atas Sooyoung yang naked, namja berambut pirang itu menitihkan air mata saat melihat darah disudut bibir Sooyoung. Perlahan dengan lembut ia mengecup singkat bibir Sooyoung “Aku jamin dia akan mendapat balasannya.” Sehun meraih tubuh itu dan membawanya pergi.

“Urus dia!” perintahnya pada kedua bodyguardnya.

“Eungh…” Lenguhan itu keluar dari bibir Sooyoung saat merasakan sinar matahari menyentuh permukaan kulit wajahnya, matanya begitu berat menatap sinar itu. Ia bisa merasakan udara hangat di kulitnya. Tangannya bergerak memijat keningnya, rasa pening dan ngilu di wajahnya masih terasa hingga sekarang. Yeoja itu belum sadar di mana ia sekarang, matanya enggan membuka. Namun setelah 100% kesadarannya kembali, mata indah itu membulat sempurna, matanya menyusuri setiap sudut ruangan yang asing baginya.

Otaknya teringat peristiwa di bar kemarin, ia mengintip tubuhnya di balik selimut “Apa? … ke.. kenapa? Apa.. aku?” gumamnya sambil menebak-nebak apa yang telah terjadi padanya.

“Kau sudah bangun?” ia berbalik melihat sosok Sehun yang baru saja menutup pintu, segera Sooyoung menarik selimut menutupi tubuhnya hingga leher. Matanya menyipit menatap Sehun penuh tanya.

“Sedang apa kau disini? Bu.. bukankah-” kalimat Sooyoung terpotong saat tiba-tiba Sehun duduk di tepi ranjang dan menatap tepat di manik Sooyoung.

Tubuh Sooyoung mematung saat tiba-tiba Sehun membelai surai panjang Sooyoung yang berantakan, menyampirkan beberapa helai di daun telinganya, bola matanya mengikuti pergerakan tangan Sehun hingga ia merasakan deru nafas yang menerpa wajahnya. “Lupakan apa yang terjadi semalam, sekarang kau aman bersamaku.”

Chup…

Mata itu kembali membulat sempurna saat sebuah kecupan singkat mendarat di pipinya, “Ap … apa maksudmu?” tanyanya terdengar seperti bisikan, karena posisi mereka membuat jantung gadis berumur 23 tahun itu berdetak tidak normal.

Menangkap seringaian Sehun, Sooyoung kembali sangat gugup di buatnya. Sehun tertunduk, terkekeh singkat.

“Sehun-ssi” Panggilan Sooyoung membuat namja itu mengangkat wajahnya. Sooyoung masih bingung dengan apa yang terjadi saat ini, ia masih ingat jelas peristiwa tadi malam. Pandangan mereka saling bertemu saat Sehun menyelipkan jari-jarinya di sela-sela rambut Sooyoung. Gadis itu tak sempat memikirkan apa-apa saat dengan cepat Sehun menarik tengkuknya dan mencium bibirnya. Mendapati wajahnya yang tertekan dengan bibir yang saling bersentuhan, Sooyoung memejamkan matanya.

“Mmmhhh…” Sooyoung tak tahu kenapa ia hanya pasrah, ia ingin menolaknya tapi ada dorongan untuk menerimanya. Ada sensasi aneh yang ia rasakan, kepakan sayap kupu-kupu menggelitik tubuhnya, ada sebuah desiran yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. hanya rasa aman dan tenang yang Sooyoung rasakan saat ini.

Perlahan tapi pasti, Sehun melepas pegangannya dan mengarahkan lengan Sooyoung untuk melingkar dilehernya. Tangannya yang satu meraih pinggang Sooyoung dan menariknya agar lebih dekat dengannya. Masih dengan bibir yang saling melumat dan nafas yang menderu cepat, setelah puas Sehun melepaskan ciumannya. Menatap sayu yeoja yang tengah mengatur nafasnya, rona merah begitu jelas terlihat di wajahnya.

Sebuah senyum terlukis di wajah Sehun, menyentuhkan tanganya dipipi Sooyoung, mengarahkan wajah gadis itu agar menatapnya “Ingat, sekarang kau adalah milikku. Tak ada satupun yang bisa menyentuhmu, melukaimu. Kau – Milikku – Milik – Oh – Se – hun.” Masih tak percaya dengan apa yang di dengar Sooyoung hanya menautkan kedua alisnya, mencerna setiap kata yang di ucapkan oleh namja asing yang selalu menyapanya saat di toko bunga.

Sehun mengusap sudut bibir Sooyoung, bekas luka tadi malam masih terlihat dengan gerakan yang bisa membuat gadis itu hampir pingsan, tak bisa bergerak. Menolak ataupun protes, Sooyoung bisa merasakan degupan jantungnya berpacu cepat. Tubuhnya benar-benar telah kaku dibawah sentuhan itu, Sehun memiringkan sedikit kepalanya, semakin dekat dengan wajah Sooyoung. Sebelum Sooyoung menyadari apa yang sedang terjadi bibirnya kembali menerima sapuan lembut dari bibir Sehun. Hanya sebuah kecupan ringan.

Tak ada respon, hanya bingung dan heran yang terlihat di wajah Sooyoung. Sehun menarik kepalanya lalu sekali lagi Sehun menempelkan bibirnya dibibir Sooyoung. Sehun mencium Sooyoung dalam. Hingga ia merasakan sentakan aliran listrik ditubuhnya ketika bibirnya dijamah oleh bibir Sehun, tanpa sadar tangannya memegang tepian kaos yang dikenakan oleh Sehun, tidak ingin berhenti sedikitpun, karena tubuhnya bereaksi aneh ketika bibir Sehun menyentuh dan melumatnya, ia menginginkan lebih.

. ♣♣♣

“Kenapa kau menolongku saat itu?”

“Karena kau milikku.”

“Ya! Aku serius!”

“Hmm… aku juga. Semenjak bertemu denganmu aku langsung jatuh cinta padamu”

“Eh?”

“Bisakah kita lanjutkan ini? Kenapa kau banyak bertanya?”

“Wae?”

“Aku sudah tidak tahan bodoh”

“A..apa? kau mengataiku bodoh?… geure! Lupakan jatahmu malam ini!”

“YA!!! Oh Sooyoung!!!”

  ♣♣♣

Hihi… silahkan tinggalkan komentar kalian ne? ^^ Typo? mohon dimaafkan ne 🙂

Iklan

23 thoughts on “She is Mine

  1. Choi Je Kyung 2014/10/14 / 4:33 pm

    Huhuhu~
    Sempat sedih dengan berita hengkangnya Luhan dari Exo tapi terbayar dengan berbagai hiburan yang ada. Salah satunya yah ff ini. Hehe~

    Keren… sesekali buat yang kayak gini lagi yah. Oh, bisa gak buat yang series untuk ff ini chingu. Boleh yah? Kalau gak bisa juga gak apa2 😀

    Keep writing ^_^

    • sifixo 2014/10/14 / 4:45 pm

      Ne, awalnya Castnya itu Soohan, cuma gara2 berita kemarin. aku ganti jadi Soohun :'(. syukur deh bisa sedikit menghibur, emang sm tu bener2 >_<…

      hehe, kalau buat series belum tahu. karena Wolf juga masih proses 🙂 makasih sudah menyempatkan membaca dan berkomentar 😀

      fighting ^^9

  2. winterchan 2014/10/14 / 5:22 pm

    Cie sehun jadi pahlawan! Cikidaw!
    Bikin sequel nya dong peuhlis
    Cerita pendek tapi manis! Keren deh. Bikin lagi ya yang kaya gini hihihi

    • sifixo 2014/10/14 / 8:12 pm

      Squel? lihat nanti deh, kalau habis tugas kuliah dan uts kelar dan kalau ada ide kkkk~~ nanti aku usahain deh 🙂
      makasih ya udah baca dan komen ^^b

  3. fitri summer 2014/10/14 / 6:04 pm

    Sequel dong,,, masih penasaran sama side story sehun koq bisa suka sama soo,,, #NICE

    • sifixo 2014/10/14 / 8:13 pm

      nanti aku usahain kalau otakku udah mulai berimajinasi lagi, lagi buntu nih gara2 TK numpuk. makasih ya udah baca dan komen 😀

  4. GalaxySooXo10 2014/10/14 / 7:44 pm

    Soohun sweet banget nih.
    Jarang-jarang nemu ff soohun kaya gini.
    Nice 🙂

    • sifixo 2014/10/14 / 8:14 pm

      Makasih ya 😀 udah jadi reader setia(?) hehehe 😀

  5. MurdaGirl 2014/10/14 / 8:01 pm

    sehun songong sekali sementang jadi chaebol wkwk
    sooyoung napa gak sama chanyeol aja pan bisa bikin ketawa walau kasar /apaini wkwk
    sequel dong ka sif e_e

    • sifixo 2014/10/14 / 8:16 pm

      kalo yang sama chanyeol nanti, beda cerita hahah 😀
      aku usahain, kalau ada ide :v
      Makasih ya udah baca dan komen 😉

  6. megha34 2014/10/14 / 10:59 pm

    wahh… si thehun main kisseu aja :3 Nice thor (y) sequel dong ;;)

    • sifixo 2014/10/18 / 1:56 pm

      di usahain ya 🙂
      makasih udah nyempetin baca 😀

  7. syoohmy 2014/10/14 / 11:21 pm

    Sehun jadi penyelamat wkwk!ceritanya sweet bgt!!!! Sequel dong pen tau gimana sehun bisa jatuh cinta sama soo dan cara soo
    Jatuh cinta juga sama sehun!hehe 😀 nice 😀

    • sifixo 2014/10/18 / 1:24 pm

      hihi~~~ iya nih.. Sehun kan pahlawan(?) 😀
      diusahain ya kalo ada ide kkk~~
      makasih ya udah nyempetin baca 😉

  8. @agilrestuuu 2014/10/15 / 6:15 am

    Sweet bangetttt …
    Aaahh itu apa??
    Epilog??
    Aahhh squel nya dong thor …
    Pasti seru banget kalo ada squel nya

    • sifixo 2014/10/18 / 1:22 pm

      keke~~ di usahain ya 😀
      makasih udah nyempetin baca 😉

  9. Ranran 2014/10/16 / 12:14 am

    sepertinya msuh kurang nich
    msih da yg gantung nich d ati.
    kudu d tuntaskan dgn astor or other storynya dgn min 4000 kata

    semangat

    • sifixo 2014/10/18 / 1:21 pm

      ne… namanya juga ficlet kekeke~~~
      makasih ya udah nyempetin baca

      semangat ^^9

  10. yeniswisty 2014/10/17 / 8:36 pm

    itu yang terakhir mereka udah nikah ya?
    Butuh sequel nih.. kalau bisa 🙂
    FF nya Bagus (y)

    • sifixo 2014/10/18 / 1:20 pm

      hehe iya, diusahainlah ya 😀
      makasih 🙂

  11. mikaudrey 2014/10/18 / 12:50 am

    Nice nice suka bgt sama ff INI
    Bisa menghibur dikit gara” berita ttg luhanTT
    Omg chanyeol O.O
    Sehun sma soonya itu udh nikah ya pas akhirnya?
    Gantung nih kasih sequel nya donggggg
    Ditunggu ya ff lainnya (sequel juga)#maksa

  12. mikaudrey 2014/10/18 / 12:52 am

    Nice nice suka bgt sama ff INI
    Bisa menghibur dikit gara” berita ttg luhanTT
    Omg chanyeol O.O
    Sehun sma soonya itu udh nikah ya pas akhirnya?
    Gantung nih kasih sequel nya dongggg
    Ditunggu ya ff lainnya (sequel juga)#maksa

    • sifixo 2014/10/18 / 1:19 pm

      cup…cupp 🙂 jangan terlalu larut dalam kesedihan
      makasih ya udah nyempetin baca 😀
      squel? di usahain habis uts 😉 #kalo ada ide hehe~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s