“U”

U

Judul     : “U”

Cast       :

Oh Sehun

Choi Sooyoung

OC          : Temukan sendiri

Genre    : Romance

Rated    : G

Note      : Annyeong~~ aku bawa cerita yang udah berdebu di laptop. Semoga kalian suka, segala typo dll tolong di maafkan. Happy Readeng ^^

 

“U”

 

‘Brakkk!!!’

Setumpuk buku pelajaran baru saja mendarat di atas meja, karena ulah seorang namja berambut pirang kecoklatan dan berkulit susu.

“Yak!! Mwoaneungoya?” pekik seorang namja manis yang terjekut karena ulah seorang Oh Sehun. Ya Sehun baru saja masuk kedalam ruang kelasnya dengan setumpuk buku tugas yang di berikan oleh dosenya.

“Kau tidak lihat.” Balasnya sambil menunjuk ceceran(?) buku diatas mejanya.

“Memang kenapa? Itu resiko karena kau tidak masuk beberapa hari.” Balas Kai dingin dan kembali kepada aktivitas sebelumnya.

“Huh..” sehun berdecak pinggang, bukan. Bukan masalah tugas yang ia permasalahkan, melainkan sesuatu yang baru saja terjadi.

Flashback

“Ne, saya akan mengerjakan tugasnya.” Jawab Sehun setelah dosennya memberikan setumpuk buku tugas untuknya.

Kini Sehun tengah berjalan menuju lorong kelasnya, awalnya ia sangat ceria dan terlihat sangat senang. Entah apa yang membuatnya begitu senang hari ini, yang pasti hanya satu. Seorang Choi Sooyoung, dia sudah sangat ingin bertemu dengan sahabatnya itu.

“Huh… kemana dia? Kenapa dia tidak terlihat-” ‘Bruk’ gumamannya terhenti dan semua buku yang berada di tangannya jatuh di lantai saat mata indahnya menangkap sosok yang sedang ia cari sedang duduk berdua dengan pria lain. “Nuna?” Sehun terus menatap kedua sejoli yang sedang berbincang ringan di dalam kelasnya, Sooyoung terlihat senang dan sesekali berbisik di telinga pria tersebut. Dan itu berhasil membuat Sehun naik darah, ia langsung mengambil semua bukunya dan segera kembali kekelas.

Backto

“Sehun… Oh Sehun…” suara itu sukses membuat sang pemilik nama terkejut, “Hoh, kamjakk… wae?” tanyanya ketus sambil memegang dada karena ulah Baekhyun yang baru saja berada tepat dihadapannya.

Baekhyun mendesah kesal “Kau tuli, lihat…” Baekhyun menujuk kearah pintu, ia menahan sebuah senyum saat melihat Sooyoung sedang melambaikan tangan padanya “Wae?” ia bertanya pada Baekhyun.

Kai dan Baekhyun menatap Sehun bingung “Apa? Apa aku tidak salah dengar?…” sahut Kai.

“Ah wae??”

“Kau masih sakit?” Baekhyun menempelkan puggung tangannya di kening Sehun, “Yak!!” Sehun menepis tangan baekhyun kasar.

“Sehun-ah…” suara Sooyoung terdengar di telinga Sehun, Sehun menatap Baekhyun sekilas dan dibalas gelengan olehnya.

“Kau ini kenapa? Kenapa sejak tadi selalu murung?” Sooyoung menatap Sehun yang sedari tadi membuang muka darinya. Sooyoung sangat tahu jika saat ini Sehun sedang marah padanya, Sooyoung mempoutkan bibirnya sambil mengangguk. “Aku tahu kau marah… tapi jika kau tidak bilang apa alasannya aku tidak akan bisa minta maaf..” Sehun terdiam, ekspresinya perlahan berubah.

Sehun berdeham “Si… si…” kenapa bibirnya sangat sulit untuk mengatakannya.

“Si… si… si- apa? Kau mau bicara apa? Kenapa ragu seperti itu?” Sooyoung menunggu jawaban Sehun.

Sang pria hanya tidak tahu bagaimana cara mengatakannya, jika ia bertanya siapa pria yang duduk dengannya maka dia akan ketahuan jika dia cemburu namun jika ia tidak bertanya sekarang ia bisa mati penarasan *dihlebay .

Sooyoung melambaikan tangan didepan wajah Sehun “Hello… kau masih disinikan?” godanya dan berhasil membuat Sehun tersadar dari lamunan sesaatnya itu.

“Si.. siapa pria yang duduk denganmu dikelas?” ucapnya cepat dan membuat Sooyoung sedikit terkejut.

“Eh…” Sooyoung hanya menatap pria berkulit putih susu itu bingung “Wae??” tanyanya selidik.

“Ani.. aku hanya bertanya..” Sebuah senyum misterius tercipta diwajah Sooyoung “Wae?” Sehun kembali kesal.

Sooyoung mengangguk, mengerti “Luhan. Xi Luhan, murid pindahan dari china. Kenapa kau cemburu?” jawab Sooyoung mantap sambil menggoda Sehun.

Sehun membulatkan matanya, menatap Sooyoung tak percaya ‘Apa semudah itu aku ketahuan?’ “Cih… siapa yang cemburu, lagi pula aku sudah punya seseorang yang aku sukai. Jadi untuk apa aku cemburu…” celetuknya dengan tatapan remeh. Sooyoung hanya tersenyum tipis saat mendengarnya.

“Jinjja?” suaranya terdengar lesu.

Sehun tersenyum menang “NE!! Dia lebih cantik dan pintar darimu, tubuhnya tinggi seperti model dan tidak sepertimu.”ungkapnya sombong ,Sooyoung tertawa garing. “Geurae… jika kau sudah memilikinya cepat pergi dan jangan pernah menemuiku lagi!” ‘Brak’ Sooyoung langsung berdiri sambil menggebrak meja kantin, dan membuat semua orang yang berada di kantin menatap mereka.

Sehun hanya terdiam bingung dengan apa yang baru saja Sooyoung lakukan, ia terkejut dan hanya diam sampai yeoja tinggi itu menghilang dari pandangannya.

“Ya… kau dibentak Sooyoung? Jinjja?” tanya Baekhyun antusias.

Sehun mengangguk, peristiwa di kantin tadi siang masih teringat di otaknya “Kurasa dia cemburu.” Suara Kai membuat Sehun menatap namja yang tengah bermain rubik di meja belajar miliknya.

“Benarkah?” Kai mengangguk melihat Baekhyun dan Sehun yang tengah memandangnya.

“Ya… kau beruntung. Cepat ungkapkan perasaanmu padanya, sebelum pria cina itu merebutnya.” Saran Baekhyun.

Sehun terdiam sejenak, ia melihat figura foto yang terdapat di meja belajarnya “Tidak…” Kai dan Baekhyun menatapnya.

“Tidak?” kompak Kai dan Baekhyun. “Tidak sekarang, aku akan memberikannya kejutan.” Ucapnya mantab. Baekhyun tersenyum dan langsung merangkul Sehun “Itu baru uri Sehun…”

“Kau baik-baik saja?” Sooyoung langsung melihat pemilik suara, ia mengangguk pelan. Luhan hanya tersenyum saat yang sedang melamun tak jelas sambil mencoret-coret buku sketnya. Luhan melirik buku yang sudah penuh dengan coretan tak jelas.

“Kau tahu…” Sooyoung melihat Luhan “Sebuah garis bisa mengartikan perasaan seseorang.” Luhan menunjuk buku milik Sooyoung, yeoja itu mengikuti pandangan Luhan.

“Ah,… ini.. tidak apa-apa. Aku hanya sedang bingung ingin menggambar apa.” Ngelesnya.

“Dia sedang bertengkar dengan Sehun.” Suara Ren membuat kedua orang yang tengah duduk di ruang tamu itu melihat keasal suara.

Sooyoung menatap tajam adiknya yang baru saja turun dari lantai atas itu “Ya! Dari mana kau tahu. Jangan sok tahu, dasak cowok cantik” marahnya pada saudaranya itu.

Luhan tertawa melihat ekspresi Sooyoung dan Ren yang sedang beradu tatapan “Ya.. ya.. kalian membuatku begitu asing.”

“Kau tahu hyung, nuna sangat menyukai Sehun tapi Sehun sudah punya yeoja yang ia sukai. Mereka bertengkar tadi di kantin.” Celetuk Ren sambil menjulurkan lidah pada Sooyoung.

“Ya! Dasar namja jadi-jadian!!!” bentak Soo sambil melempar buku sketnya pada Ren saat ia duduk disamping Luhan.

“Sehun, nuguya?”

“Sehun adalah sahabat nuna dari kecil, mereka hanya berbeda 1 tahun (hanyadiff)”

Luhan mengangguk mengerti “Jadi kau sudah punya orang special ya, yah aku terlambat.”

Sooyoung memandang Luhan kesal “Ya! Kau jangan ikut-ikutan, kau mau taruh dimana Nayoung ha? Jangan pernah mengecewakan sepupuku. Awas kau.” Ancamnya pada Luhan.

“Arra… lagi pula cinta ku lebih besar pada Nayoung dari pada rasa kagumku pada seorang Sooyoung.”godanya.

“Ya!” Sooyoung hanya bisa menahan emosinya saat kedua orang itu terus menggodanya.

Sooyoung’s Pov

Huh hari minggu, biasa Sehun akan datang kemari dan kami akan bermain sampai malam tiba. Aku hanya mendesah lesu saat tak ada yang bisa kulakukan, semua tugas kuliah sudah selesai, bersih-bersih rumah? Iyuh… untuk apa ada Ren jika aku harus bersih-bersih. Diakan pandai sekali. Balik lagi, balik lagi, kerjaanku sekarang hanya membalik lembaran halaman majalah.

“Ya! Yeoja pemalas! Kenapa kau tidak membukakan pintu! Kau tuli!” teriakan Ren membuatku sedikit terkejut, aku menutup majalah dan merubah posisi tertelungkup menjadi melentang, aku menatap Ren yan sedang berdiri didekat sofa. Ouh lihatlah ia begitu cantik dengan celemek yang ada ditubuhnya dan apa itu, rambutnya dipotong?. Aku langsung duduk saat melihat penampilan Ren berubah.

“Minki-ah.” Aku memandang Ren dari ujung kaki hingga kepala.

“Ren… panggil aku Ren!” kesalnya, Sooyoung tersenyum “Wah, kau tampan sekali” sanjungnya dengan tatapan tak percaya, yang disanjungpun hanya tersenyum kikuk sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu.

“Wah… daebakk!!”

“Yak! Jangan menatapku seperti itu “Ini…” tiba-tiba ia melempar sebuah boneka kecil padaku dan dengan sigap menangkapnya.

Aku terdiam melihat boneka kelinci berwarna putih dengan gaun berwarna pink “Apa ini?”aku memperhatikan wajah boneka tersebut lalu beralih pada Ren. “Mana kutahu, tadi aku menemukannya di depan pintu.” Ucapnya lalu berlalu.

Sudah 3 hari Sooyung dan Sehun tak bertegur sapa, entah kenapa kali ini Sooyoung betah menahan untuk tidak melihat dan berbicara dengan Sehun. Semua perkataan Sehun masih terniang di otaknya, sampai yeoja itu tidak fokus dengan mata kuliahnya hari ini. Luhan melihat Sooyoung yang sedang melamun memandangi ponselnya.

“Sutt. Kau ini kenapa? Tidak diluar di kelas selalu melihat ponsel. Memangnya ponselmu bisa bicara?” Sooyoung menatap Luhan tajam lalu kembali dengan aktivitasnya memandangi ponselnya. Luhan mendesah kesal, ia kembali mengalihkan pandangannya kedepan.

“Sooyoung…” Sooyoung berbalik saat ia mendengar ada yang memanggilnya “Oh, Chanyeol.. wae?” tanyanya pada namja bertubuh tinggi itu.

Chanyeol memberikan sebuah kotak berwarna coklat padanya “Ini, tadi ada yang menitipkannya, ini untukmu.” Jawabnya. Sooyoung menerima kotak itu “Kalau begitu aku pergi dulu.” Pamitnya.

Sooyoung mengangguk pelan “Ne..”.

“MINKI-AH!!!!!!!!” Suara Sooyoung menggema di seluruh ruang tengah.

“YA!!! Bisakah memanggilku dengan halus, kau tahu suaramu itu cempreng!!! (hanyadiff)” protesnya saat keluar dari kamar.

“Ada apa?” tanyanya kesal.

Sooyoung menunjuk tumpukan puluhan bunga mawar yang tersebar di ruang tengah dan kado2, boneka di atas meja ruang tengah “Apa-apaan ini. Siapa yang melakukannya?” tanyanya pada sang adik yang juga sedang terperangah melihat ruang tamunya yang sudah sesak dengan hadiah.

“Wah… daebakk…” ucapnya sambil menatap satu persatu kado yang tergeletak di meja.

Sooyoung menatap sang adik kesal, “Dasar bocah sialan bukannya mencari tahu siapa malah… Ya! Ppalli! Bereskan semua-” kalimatnya terpotong saat, sebuah surat berada tepat dihadapannya.

Ren mengintip disamping amplop berwarna putih dengan gambar bunga mawar merah “Wah, nuna. Kau punya penggemar rahasia” ucapnya asal.

Srekkk

Sooyoung merebut paksa surat itu, dengan terburu-buru ia membuka surat tersebut.

To : My Love

Cintaku
Ketika melihat wajahmu, membuatku begitu gugup
Hanya dirimu yang memenuhi pandanganku
Kau selalu hadir dalam mimpiku… Setiap Hari hanya kau
Sedikit demi sedikit, perlahan – lahan, aku jatuh kedalam cintamu
Menjalani hari-hari denganmu itulah yang paling aku nantikan.

Setiap kau tersenyum entah kenapa ada desiran aneh yang membuat hatiku resah
Resah akan sesuatu yang tak pernah aku tahu selama ini
Disuatu pagi yang cerah hari dimana saat ulang tahunku
Kau memberikan sesuatu yang tak pernah aku lupakan, kau menciumku
Hari itu adalah hari paling tak akan terlupakan selama 21 tahun ini

Kau bersinar seperti bintang, kaulah penyinar setiap malamku
Tidak peduli apa yang orang katakan,
Tidak peduli apa yang mereka ucapkan
Kau selalu terlihat baik dimataku dan itulah kenyataanya

Maaf jika kau merasa tak nyaman dengan perbuatan fans2ku dikampus,
Tapi kau tahu, tak ada satupun dari mereka yang membuatku hampir gila seperti ini
Aku bingung ingin menulis apa lagi? -_- aku minta maaf jika telah membuatmu marah dan cepatlah kembali, aku tidak betah jika harus begini terus. Kau pasti tahu… Nuna… saranghae..”

 

Sooyoung terdiam membaca tulisan yang tertulis di kertas tersebut, “Nuna!” suara Ren menyadarkannya dari lamunan sesaatnya.

“Wae?”

“Ini..” Ren menyerahkan boneka kecil, Sooyoung terdiam melihat boneka itu. Ia merasa pernah melihatnya. Kedua alisnya bertaut sambil memandang boneka yang berada ditangan adiknya itu.

Flashback

“Sehunie..” Sehun yang sedang berjalanpun menghentikan aktivitasnya.

“Waeyo?” Sooyoung menunjuk sepasang boneka yang terpajang di etalase toko. Sehun mendecih “Ya… kau seperti anak kecil saja. Nuna, kita sudah mau masuk universitas. Kau  mau di anggap masih anak kecilkan?”

Mimik wajah Sooyoung langsung berubah, ia menatap tajam namja yang tengah berdiri disampingnya itu. “Huh…” desahlah lalu pergi.

Sehun mengehala nafas kasar lalu berlari mengejarnya “Nuna!”

Backto

Sooyoung tersenyum singkat, ia menatap pemandangan taman kota yang tampak ramai dengan keluarga dan kekasih yang sedang menikmati sore mereka. Sekilas ia memandang kedua boneka yang sedang ada dipangkuannya.

“Sehun..” lirihnya dengan senyum yang masih mengembang.

“Hmm…” seseorang berdehem di sampingnya, Sooyoung menoleh dan mendapati sosok Sehun tengah duduk disampingnya.

“Sehun…”Sooyoung tersenyum.

Sehun menyerongkan posisi duduknya dan menatap Sooyoung “Nuna…” tangannya perlahan menggenggam erat tangan kurus yang sedang memeluk boneka itu.

“Hmm” singkatnya.

“Nuna mianhae…” ucapnya lesu, terlihat sebuah rasa penyesalan di wajah namja itu.

Sooyoung tersenyum, tangannya yang satu meraih puncak kepala Sehun dan mengacak pelan “Aigoo” gemasnya.

“Ya!” protes Sehun.

“Wae?”

Sehun terdiam sejenak “Aku sudah besar” ucapnya pelan, dan itu membuat yoeja cantik itu kembali tersenyum.

“Apa yang mau kau katakan?”

“Mmmm… nuna..” panggilnya ragu.

“Iya, kenapa kau jadi seperti ini?”

“Bi.. bisakah…. bisakah..” ucapnya tergagap, gugup. Saat ini namja tampan itu sedang gugup, ia bingung harus mengatakan apa.

“Ya, apa yang ingin kau katakan cepatlah.” Paksanya. Sehun mengahela nafas perlahan, dan mencoba merilekskan tubuhnya.

“Bisakah… bisakah aku tidak memanggilmu nuna?” Sooyoung terdiam “Aku ingin memanggilmu youngie, setiap hari bersama dan tidak pernah meninggalkanmu. Kau tahu yeoja yang kumaksud tempo hari…” ia menatap manik yeoja yang tengah menatapnya juga “Itu kau… nuna, semua hadiah yang kau terima itu dariku. Aku tidak tahu harus memulainya dari mana. Yang penting intinya aku mencintaimu…” ‘Chup’ Sooyoung membelalakan matanya saat dengan berani namja didepannya itu mencium pipi kananya singkat.

“Ommo!”

Sehun tersenyum lega, ia terus saja memegangi dadanya yang terus bergemuruh. “Nado… nado saranghae..” Sehun terdiam, ia mengerjapkan matanya beberapa kali. Perlahan kedua sudut bibirnya terangkat membentuk sebuah senyuman.

“YOUNGI!!!” Teriaknya lalu memeluk tubuh yeoja yang ada dihadapannya itu.

“OMMO!” Pekiknya saat merasakan pelukan yang sangat erat “Ya, lepaskan. Aku tidak bisa bernafas!” pintanya.

“Oke.. tapi ada satu syarat..” tawarnya dan masih mengeratkan pelukannya.

“Akpa syakratnyak?” ucapnya susah payah karena ia hampir tak bisa bergerak dan bernafas.

“Cium.” Pintanya.

Pakkk

Sebuah pukulan menghantam punggung namja itu “Yak! Kau tidak lihat ini dimana?” protes Soo.

“Hanya dipipi kok?” rajuknya, “Arra” Sehun langsung melepaskan pelukannya dengan senyum yang terus terpasang di wajahnya, jari manisnya terus menepuk pipi kanannya.

Mengerti maksudnya perlahan Sooyoung mulai memajukan tubuhnya agar bisa setara dengan Sehun, sebuah senyum mengembang dipipinya. Namun aksinya terhenti dan kedua mata indahnya telah membulat sempurna saat Sehun berbalik dan mencium bibirnya.

BRAKK

Sehun dan Sooyoung mengakhiri ciuman singkatnya, saat mendengar suara berisik di belakangnya.

“YA!!!” Pekik Sehun sambil menunjuk Kai, Baekhyun dan Ren yang sudah terjatuh di tanah.

“Ya… ya… apa yang sedang kalian lakukan?”

Ren berdiri sambil membersihkan celananya, begitu juga Kai dan Baekhyun. “Ani.. kita tidak sedang melakukan apa-apa.” Ucap Ren dengan wajah tanpa dosa.

“Tapi yang jelas, aku akan bilang pada Jinhyuk hyung jika nuna berciuman di tengah taman…” Teriaknya sambil memperlihatkan kamera digital yang mengalung dilehernya.

Sehun dan Sooyoung saling melempar pandangan “YA!!!” Teriak keduanya kompak lalu berlari mengejar ketiga bocah penganggu itu.

 ~End~

Hahaha gimana? gak tahu ni ff udah lama dan aku benerin dikit ^^, yang penting jangan lupa L/C. I know you’re good person ^^

Iklan

23 thoughts on ““U”

  1. Ranran 2014/08/10 / 12:26 pm

    nich soohun gengsinya gede bgt
    sehun licik bgt sie.
    bilangnya pipi trnyata bibir yg d embat.

    lagi…lagi…..lagi…..

    • sifixo 2014/08/10 / 3:46 pm

      Thehun kan suka modus XD
      hayo.. apanya yang lagi hahaha 😀

  2. MurdaGirl 2014/08/10 / 1:13 pm

    Ren kena bully wkwk
    Cewe cantik e_e
    keren kak sifi!!

    • sifixo 2014/08/11 / 10:02 pm

      emang begitu nasib cowok cantik kekekeke 😀

  3. KyuhyunBaekhyunSooyoung 2014/08/10 / 10:30 pm

    bentar, btw kak disini ren jadi yeoja atau namja?? #renrapopo
    cie…. saling cemburu, ekhem ekhem uhuk… uhuk! *batuk*
    sweet banget sama sikapnya sehun, tapi kecil-kecil dah bisa cipok anak orang.
    nice story, update another story soon~

    • sifixo 2014/08/11 / 12:43 am

      hahaha ya namjalah 😀

  4. mikaudrey 2014/08/11 / 12:42 am

    Sehun modus nih
    Btw ffnya keren bgt kak
    Mereka gengsian bgt
    Daebak deh
    Ditunggu ff lainnya ya kak

    • sifixo 2014/08/11 / 12:44 am

      Sipp… thanks udah baca ^^.

  5. KimHyunSoo 2014/08/11 / 10:07 am

    Woahh !! Sehun boong nya daebak ya (y) #plakk
    Ren ? Kasian amat tuh dibully mulu ..
    Baek Kai idihh .. Jail amatt ..
    Luhan ? Wkwkwk ajeehh
    Nice deh FF-nyaa 🙂

  6. YSA 2014/08/11 / 10:11 am

    yaelaah itu bocah ganggu aje hahaha
    nice ff eon.. Sehunnya sweet banget >.<

  7. risma ayu 2014/08/11 / 2:16 pm

    Eeaa si sehun ternyata romantis jga…
    Emmm ngomong2 si jinhyun hyung itu siapa?*pertanyaangkpenting*

  8. wiwik 2014/08/11 / 4:57 pm

    Ff nya bgus thor 🙂

  9. Elisa Chokies 2014/08/11 / 6:18 pm

    Jadi Luhan, uda punya gebetan nih /Penonton kecewa/ , lucu ada Si Ren, btw, dia emang cantik bgt, lebih cantik dari Amber & Luna malah //salah fokus //

    Endingnya humor bgt :D, ada aja kelakuannya mereka2 itu :D,
    Sehun ternyata uda gedhe ya, uda bisa ciuman :* , tapi masih ngambekan & asal curigaan aja nih cowok satu. Diperbaiki ya hun, sikapnya ^^ . Tapi, Well, salut buat kamu, surat dan perbuatannya buat nembak Sooyoung itu romantis.

  10. yeni swisty 2014/08/11 / 6:22 pm

    Ff nya selalu bagus, terus buat senyum-senyum sendiri lagi :v

    Eon, Boleh minta PW Like A Janus gk?
    aku udah kirim email tapi belum di bales

    • sifixo 2014/08/11 / 6:35 pm

      makasih ^^
      hahaha yang penting senyum2 sendirinya jangan sampe keblabasan.

      ouh, maap belum cek email soalnya. aku cek dulu 😀

  11. @ayu_hy99 2014/08/11 / 7:39 pm

    klo saling suka mah knpa ga jujur aja atuh.. sehun mah gitu modusnya pasti selalu ada..

  12. febryza 2014/08/11 / 8:45 pm

    ya ampun ini lucu bgt soohunnya. ..

  13. evvarohhayati 2014/09/09 / 4:10 am

    uhuk uhuk cie cie SooHun 🙂
    keren, lucu hahaha
    itu si SooHun ngga jujur nih kalau sama2 suka, Sehun juga gensi, Wkwkwk

    baru koment/?abaikan

  14. galaxysooxo10 2014/09/25 / 6:14 pm

    Sehun kalo cinta ya di ungkapin aja,jangan di pendem-pendem gituh.
    Yahh lulu udah punya cewe ternyata.Kukira nanti akan ada konflik cinta segitiga.

  15. Kiki (@Rizky_amelia24) 2014/10/12 / 2:14 pm

    cieee cieee Sehun hebat banget sihh modusnyaa wkwk
    mereka betiga ganggu ihh orang lagi moment moment romantiss jugaaa

  16. ayukdam 2014/11/23 / 8:13 am

    Sehun kalo cinta bilang aja cinta gak usah gengsi segala hahahahah
    Kirain luhan naksir soo ternyata luhan udah punya pacar
    Ren kai baekhyun usil amat dehhhh yg paling parah tu ren…masa soo ciuman mau diaduin hahhah dasarrrr

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s